Fatwa Al Lajnah Ad Daimah Lil Buhuts Wal Ifta’ Soal: Puasa sunnah Rajab itu dianjurkan pada awal bulan, tengahnya atau akhirnya? Jawab: Tidak ada hadits yang shahih yang khusus menyatakan adanya keutamaan puasa bulan Rajab selain hadits yang dikeluarkan oleh An Nasa-i dan Abu Daud, yang dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah, dari hadits Usamah, ia berkata: ููุช : ูุง ุฑุณูู ุงููู ، ูู
ุฃุฑู ุชุตูู
ู
ู ุดูุฑ ู
ู ุงูุดููุฑ ู
ุง ุชุตูู
ู
ู ุดุนุจุงู ، ูุงู : ุฐูู ุดูุฑ ูุบูู ุนูู ุงููุงุณ ุจูู ุฑุฌุจ ูุฑู
ุถุงู ، ููู ุดูุฑ ุชุฑูุน ููู ุงูุฃุนู
ุงู ุฅูู ุฑุจ ุงูุนุงูู
ูู ูุฃุญุจ ุฃู ูุฑูุน ุนู
ูู ูุฃูุง ุตุงุฆู
“aku bertanya: wahai Rasulullah, belum pernah aku melihatmu puasa di bulan lain sebagaimana puasamu pada bulan Sya’ban. Beliau bersabda: ‘ Itu adalah bulan yang banyak dilalaikan manusia antara Rajab dan Ramadhan’. Dan bulan itu adalah bulan yang di dalamnya diangkat amalan-amalan kepada Rabbul ‘Alamin. Maka aku suka jika ketika aku sedang berpuasa ” Terdapat juga hadits-hadits umum yang menganjurkan mengerjakan puasa tiga hari atau puasa...
Dawai - Dai Wasathiyah adalah blog dan forum dakwah yang menyuarakan Islam moderat (wasathiyah), menyejukkan, dan relevan dengan kehidupan modern. Kami menghadirkan artikel keislaman, tafsir Al-Qur’an, kajian hadis, serta diskusi dakwah digital dan sosial. Dengan semangat rahmatan lil ‘alamin, kami mengajak para dai dan pembaca untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang penuh hikmah, toleransi, dan keseimbangan dalam beragama serta bermasyarakat.