MUNGKIN, KITA DIPERTEMUKAN UNTUK BELAJAR Ada orang-orang yang baru kita kenal, tetapi pertemuan dengannya membuat kita pulang membawa sesuatu. Satu nasihat. Satu ilmu. Satu pengingat. Atau bahkan satu pertanyaan yang membuat kita kembali berpikir tentang Allah. Mungkin kita tidak perlu tahu mengapa Allah mempertemukan kita. Cukup syukuri ketika sebuah pertemuan membuat kita menjadi lebih baik. Rasulullah ﷺ bersabda: الأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ، فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ، وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ Al-arwāḥu junūdun mujannadah, famā ta‘ārafa minhā i’talafa, wa mā tanākara minhā ikhtalafa. “Ruh-ruh itu seperti pasukan yang dihimpun. Yang saling mengenal akan cenderung menyatu, dan yang saling tidak mengenal akan berselisih.” (HR. Bukhari dan Muslim) Kita tidak perlu memaksakan tafsir di luar apa yang dijel...
BENTENG MORAL DI KOTA PATRIOT: FORUM DAI WASATHIYAH BEKASI TEGASKAN DUKUNGAN PENUH FATWA MUI TOLAK LGBT
SIARAN PERS RESMI FORUM DAI WASATHIYAH (FORUM DAWAI) Untuk Diterbitkan Segera BENTENG MORAL DI KOTA PATRIOT: FORUM DAI WASATHIYAH BEKASI TEGASKAN DUKUNGAN PENUH FATWA MUI TOLAK LGBT Oleh: Dimas Fajri Adha, S.E. (Ketua Forum Dai Wasathiyah) BEKASI — Di tengah gempuran propaganda global dan polarisasi gerakan sosial, gerakan dakwah independen non-partai di tingkat akar rumput terus memperkuat benteng moral masyarakat. Salah satu langkah nyata ditunjukkan oleh Forum Dai Wasathiyah (Forum DAWAI) Kota Bekasi . Wadah yang diisi oleh para dai muda lulusan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi ini menyatakan komitmen penuhnya berdiri searah dengan langkah ulama nasional dalam menentang keras segala bentuk normalisasi LGBT di Indonesia. Sikap ini diambil sejalan dengan ketegasan Majelis Ulama Indonesia yang terus istiqamah mendesak penguatan regulasi hukum serta menolak keras desakan dari pul...