Keutamaan Berdakwah dengan Hikmah dan Kelembutan Oleh : Dimas Fajri Adha, SE,. Menjelang Ramadhan, sering kali kita berbicara tentang persiapan hati. Namun ada satu hal yang tak kalah penting: bagaimana cara kita berdakwah dan berinteraksi dengan sesama. Allah ﷻ berfirman: " Serulah (manusia) ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan nasihat yang baik." (QS. An-Nahl: 125) Ayat ini bukan sekadar metode, tetapi prinsip. Dakwah tidak dibangun di atas emosi, apalagi amarah. Ia berdiri di atas hikmah — kebijaksanaan dalam memahami situasi, karakter manusia, dan waktu yang tepat. Allah juga mengingatkan Nabi ﷺ: " Maka disebabkan rahmat dari Allah engkau berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya engkau bersikap keras lagi berhati kasar, niscaya mereka menjauh dari sekitarmu ." (QS. Ali 'Imran: 159) Jika Rasulullah ﷺ saja diperintahkan untuk lembut kepada para sahabat, maka bagaimana dengan kita? Keutamaan Dakwah dengan Kelembutan Mendatangkan cinta Allah Nabi ﷺ bersabda...
Dawai - Dai Wasathiyah adalah blog dan forum dakwah yang menyuarakan Islam moderat (wasathiyah), menyejukkan, dan relevan dengan kehidupan modern. Kami menghadirkan artikel keislaman, tafsir Al-Qur’an, kajian hadis, serta diskusi dakwah digital dan sosial. Dengan semangat rahmatan lil ‘alamin, kami mengajak para dai dan pembaca untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang penuh hikmah, toleransi, dan keseimbangan dalam beragama serta bermasyarakat.